Komisi IV DPRD Sukabumi Tekan SPPG Agar Tak Bergantung Produk Impor

- Admin

Kamis, 22 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jejak Sukabumi – Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi, Ferry Supriadi, menyampaikan imbauan tegas kepada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) agar tidak menggunakan produk impor dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG)

Melalui pesan singkat WhatsApp, Ferry menegaskan bahwa program MBG memiliki tujuan strategis, yakni memastikan negara hadir dalam mempersiapkan dan menopang generasi masa depan dari aspek pemenuhan gizi. Imbauan tersebut, kata dia, sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), serta sejumlah menteri terkait

Ia menjelaskan, selain berfokus pada peningkatan kualitas gizi anak bangsa, MBG juga dirancang untuk mendukung kesiapan generasi muda dalam menghadapi Indonesia Emas 2045. Di sisi lain, program ini memiliki misi penting dalam menggerakkan perekonomian masyarakat di tingkat akar rumput

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Ferry, pelibatan petani dan pedagang kecil sebagai pemasok bahan pangan untuk dapur MBG menjadi salah satu tujuan utama program tersebut. Dengan demikian, perputaran ekonomi di lapisan bawah masyarakat dapat meningkat secara signifikan

“Atas dasar itu, kami dari Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi mengimbau secara tegas agar seluruh SPPG tidak menggunakan produk impor, baik buah, sayuran, maupun bahan pangan lainnya,” tegas Ferry

Ia menilai penggunaan bahan pangan impor justru menutup peluang bagi petani lokal dan pelaku usaha kecil untuk berkembang. Dampak positif dari kebijakan tersebut, lanjutnya, hanya akan dirasakan oleh importir dan negara lain, bukan masyarakat lokal

Ferry menekankan pentingnya pemanfaatan potensi lokal dalam program MBG. Jika ketersediaan pangan lokal mencukupi, seperti pisang, melon, atau jenis buah dan sayuran lainnya, maka produk-produk tersebut seharusnya diprioritaskan. Langkah ini diyakini dapat meningkatkan nilai produk dalam negeri sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dari lapisan bawah

Baca Juga :  DPRD Kabupaten Sukabumi Gelar Rapat Paripurna Tentang Perubahan Ketiga Atas Perda Nomor 7/2016 Yang Disampaikan Bupati Sukabumi

“Kami akan terus menyuarakan dan mengawal hal ini agar setiap SPPG mulai meninggalkan penggunaan buah dan sayur impor, serta beralih sepenuhnya ke produk lokal demi kemajuan dan peningkatan ekonomi masyarakat bawah.

Follow WhatsApp Channel jejaksukabumi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dpmptsp Kabupaten Sukabumi Ikuti Gelar Peringatan HJKS 2026
Paripurna Istimewa DPRD, Peringatan HJKS Momentum Kuatkan Komitmen Membangun Sukabumi
DPMPTSP Kabupaten Sukabumi Mendekatkan Pelayanan Kepada Masyarakat di HJKS ke-156 2026
DPRD Kabupaten Sukabumi Gelar Rapat Paripurna Tentang Penyesuaian APBD 2026 
DPRD Kabupaten Sukabumi Gelar Rapat Paripurna ke-18 Tahun Sidang 2026
DPRD Kabupaten Sukabumi Gelar Rapat Paripurna ke-17 Tahun Sidang 2026
DPMPTSP Kabupaten Sukabumi Hadirkan si Laut Kidul
DPRD Kabupaten Sukabumi Gelar Rapat Tentang Penyertaan Modal Daerah
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 19:42 WIB

Dpmptsp Kabupaten Sukabumi Ikuti Gelar Peringatan HJKS 2026

Kamis, 10 September 2026 - 19:24 WIB

Paripurna Istimewa DPRD, Peringatan HJKS Momentum Kuatkan Komitmen Membangun Sukabumi

Rabu, 9 September 2026 - 13:27 WIB

DPMPTSP Kabupaten Sukabumi Mendekatkan Pelayanan Kepada Masyarakat di HJKS ke-156 2026

Senin, 7 September 2026 - 18:50 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi Gelar Rapat Paripurna Tentang Penyesuaian APBD 2026 

Jumat, 4 September 2026 - 19:07 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi Gelar Rapat Paripurna ke-18 Tahun Sidang 2026

Berita Terbaru